Sabtu, 15 September 2012

Terhantui "dimana-mana seperti melihat wajahnya"

Setiap naek bus, pulang dari kota perantauan menuju kota lahir tercinta. Tiap mencari dan melihat semua penumpang bus yang ku lihat hanya wajah seorang perempuan yang sekarang menjadi acuan ku untuk jadi orang yang lebih baik dari dirinya.

Tak hanya itu, hari ini aku pergi belanja untuk membelikan pesanan dari teman kuliah. Di toko yang biasa aku datangi dan memang menjadi tempat belanja paling favorite di kota kecil ku yang damai. Seorang sosok ibu yang sedang berbelanja kebutuhan rumah tangga seorang diri tanpa ditemani salah satu pun anggota keluarga. Ku lihat wajahnya, untuk pertama kali aku tak memperhatikan. Tapi kenapa salah satu dalam saraf otak ku mengatakan bahwa beliau adalah ibu dari seorang perempuan yang 3 tahun belakangan ini menjadi "hantu" dalam kehidupan ku. 

Tak ada niatan apa-apa, hanya ingin tahu apakah saraf yang aku terima dari otak ku ini benar. Aku bergegas megerosok saku celana ku dengan tujuan segera mengambil handphone untuk mengambil gambar photo ibu tersebut dan mencocokkannya dengan photo yang dia pajang di suatu jejaring sosial. Tapi, ternyata aku gag bawa hape!!!! Toeng....toengggg!

Akhirnya ingatan ku diuji di sini, aku hafalkan bentuk wajah ibu itu. Ku cari tanda lahir dari ibu tersebut agar mempermudah mengingatnya.

Sesampai di rumah segera aku membuka "toshikun" dan membuka lembar halaman milik perempuan itu...
Aku mencari beliau, aku lihat dengan seksama. Memang mirip. Mirip pren....

Lha terus???! kenapa???

Hhee....gag ada manfaatnya sama sekali. Yang aku tahu ini sebagian dari pelatihan daya ingat dan mempertajam insthink. hhehheh....